Dari 300 Startup ke Top 10: Perjalanan Pillbox di NextDev Bersama CEO Reza Miftah

April 22, 2026 by
Dari 300 Startup ke Top 10: Perjalanan Pillbox di NextDev Bersama CEO Reza Miftah
Pillbox, Fahmi Ghifari

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital di Indonesia, inovasi terus bermunculan. Namun, hanya sedikit yang benar-benar mampu melewati proses kurasi ketat dan diakui dalam ekosistem nasional. Melalui partisipasinya dalam NextDev, Pillbox menjadi salah satu yang berhasil membuktikan hal tersebut. Diwakili langsung oleh CEO-nya, Reza Miftah, Pillbox membawa solusi unggulannya, Trendbox, dan berhasil masuk dalam Top 10 startup terbaik dari lebih dari 300 peserta di seluruh Indonesia.


NextDev sendiri merupakan program inkubasi dan kompetisi yang diselenggarakan oleh Telkomsel untuk mendorong inovasi digital berbasis solusi nyata. Proses seleksinya tidak sederhana, dimulai dari tahap scouting, bootcamp, hingga pitching, dengan penilaian yang tidak hanya berfokus pada ide, tetapi juga pada relevansi terhadap masalah nyata, kesiapan implementasi, serta potensi untuk berkembang secara luas.


Dalam ajang ini, Pillbox membawa Trendbox sebagai solusi berbasis AI dan IoT yang mampu mengubah CCTV menjadi sumber data behavior dan insight operasional. Melalui teknologi ini, berbagai aktivitas yang sebelumnya sulit diukur kini dapat dianalisis, mulai dari pola pergerakan pengunjung, durasi interaksi di suatu area, hingga aktivitas yang berpotensi memengaruhi keputusan bisnis.


Pendekatan ini menjadikan teknologi tidak lagi sekadar alat monitoring, tetapi sebagai sumber insight yang dapat langsung digunakan untuk pengambilan keputusan. Perjalanan menuju Top 10 tentu bukan proses yang instan. Selama beberapa bulan, Reza Miftah mengikuti rangkaian bootcamp dan pelatihan intensif bersama startup lain dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam proses tersebut, peserta tidak hanya dituntut untuk mengembangkan produk, tetapi juga memvalidasi ulang problem yang diangkat, menyempurnakan model bisnis, serta melatih cara menyampaikan value secara lebih tajam.


Setiap sesi menjadi ruang untuk menguji ide dari berbagai perspektif, baik teknis maupun strategis.



Reza Miftah, CEO Pillbox, mengungkapkan bahwa pengalaman tersebut tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga membuka banyak koneksi baru.


“Selama pelatihan, kita tidak hanya mendapatkan insight, tetapi juga membangun networking yang luas. Bukan hanya dengan sesama peserta, tetapi juga dengan para expert yang membimbing, bahkan hingga terhubung dengan berbagai pihak dari luar kota. Selain itu, kami juga mengikuti bootcamp yang membahas langsung tentang pengembangan produk, penyusunan roadmap, hingga implementasi AI,” ujarnya.


Di sisi lain, salah satu tantangan terbesar dalam proses ini adalah menyederhanakan solusi yang kompleks. Trendbox memiliki banyak kemampuan sebagai produk berbasis AI dan data analytics, namun dalam kompetisi, hal yang paling krusial adalah bagaimana menjelaskan dampaknya secara jelas dalam waktu singkat.


Di titik inilah muncul satu prinsip yang menjadi pembelajaran penting, bahwa kejelasan jauh lebih penting daripada kompleksitas. Dari lebih dari 300 startup yang lolos pada tahap awal, Pillbox akhirnya berhasil masuk ke dalam 10 besar startup terbaik. Pencapaian ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi validasi bahwa solusi yang dibangun memiliki relevansi tinggi, mampu bersaing di level nasional, serta memiliki potensi untuk terus berkembang ke tahap berikutnya.


Berbagai insight yang didapat selama program ini turut membentuk cara pandang baru dalam membangun produk, fokus pada problem lebih penting daripada fitur, value harus bisa dipahami dalam hitungan detik, dan eksekusi menjadi faktor pembeda utama.


Pengalaman ini juga membawa perubahan signifikan bagi Pillbox dalam menyusun strategi ke depan. Pendekatan yang diambil kini lebih berfokus pada kebutuhan nyata di lapangan, dengan positioning produk yang lebih tajam dan kesiapan untuk melakukan scale ke level berikutnya.



Menutup perjalanan ini, Reza Miftah menegaskan adanya perubahan cara pandang yang cukup fundamental setelah mengikuti NextDev.

“Setelah mengikuti NextDev, cara pandang saya berubah. Di Pillbox, kami kini lebih fokus pada impact terlebih dahulu. Ketika produk benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, maka growth, baik dari sisi revenue, tim, maupun skill, akan mengikuti dengan sendirinya,” tutupnya.


Ke depan, fokus tersebut tetap menjadi arah utama, membangun solusi yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga memberikan dampak nyata.