BANDUNG - Selama ini, banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terjebak dalam pola pikir bahwa kerja keras adalah satu-satunya kunci pertumbuhan. Namun, di tengah ekosistem bisnis yang semakin kompetitif dan berbasis data, kerja keras saja tidak lagi cukup. Strategi yang presisi adalah pembeda antara bisnis yang sekadar "bertahan" dengan bisnis yang "naik kelas".
Pesan kuat inilah yang menjadi sorotan utama dalam acara Sharing Season bertajuk "Bisnis Naik Kelas: UMKM Jadi Magnet Investor" yang digelar oleh komunitas temu Tumbuh di Antapani City Residence, Bandung, pada Selasa (13/1).
Hadir sebagai pembicara utama, Reza Miftah, CEO Pillbox, menekankan pentingnya perubahan paradigma bagi para pelaku usaha. Menurut Reza, UMKM harus berhenti memposisikan diri hanya sebagai "pemain" di pasar, dan mulai membangun nilai tawar agar menjadi "magnet" bagi para investor.
Reza Miftah memegang peranan krusial dalam pengembangan ekosistem Pillbox, khususnya dalam mengeksplorasi potensi kecerdasan buatan dan teknologi informasi sebagai pilar utama operasional perusahaan. Membedah bagaimana UMKM bisa memanfaatkan data dan strategi komunikasi yang tepat untuk meyakinkan investor bahwa bisnis mereka memiliki skalabilitas yang tinggi.
Setelah sesi materi yang intens, acara dilanjutkan dengan sesi Tanya Jawab (Q&A) yang interaktif. Menariknya, acara ini ditutup dengan sesi Mingle, di mana para pelaku UMKM, narasumber, dan audiens bisa berinteraksi secara langsung dalam suasana yang lebih kasual.
Sesi Mingle ini menjadi ruang krusial untuk membangun ekosistem kolaborasi. Temu Tumbuh berhasil menciptakan wadah di mana ide-ide segar bertemu dengan peluang nyata, membuktikan bahwa pertumbuhan bisnis dimulai dari komunitas yang suportif.